- Sebuah video viral beredar, memperlihatkan perilaku tak terpuji seorang pria di fasilitas transportasi umum.
Di mana video yang diunggah oleh akun Twitter Nis (@anssyakirin) memperlihatkan seorang pria yang meludah beberapa kali di transportasi umum KTM.
Kejadian tersebut terjadi di Malaysia, di mana KTM jurusan Seremban ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS).

Tampak dalam video, pria tersebut terlihat sedang menggali hidungnya dan dengan sengaja mengusap wajahnya.
Dilansir dari World of Buzz, akun Nis menulis:
"Paman ini terus meludah, sudah 3 kali, dasar penyebaran virus corona."
Tentu saja video tersebut membuat resah masyarakat lantaran di tengah wabah virus corona.
Di mana diketahui penyebaran virus corona berasal dar droplets atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin, terlebih dari ludah.
Terlihat dari video, pada satu titik dalam video, pria itu secara terbuka meludah di lantai KTM, dan menginjaknya lantas menggosoknya ke lantai.
Yang membuatnya lebih buruk adalah bahwa pada satu titik, pria itu marah dan mengusir penumpang lain keluar dari KTM.
"Weyh, ini paman yang sama, dia meludah di depanku dan teman-temanku di KTM. Dia bahkan mengejar kami dan penumpang lainnya di KTM. Berbahaya, dia meludah 2 hingga 3 kali, bisa menyebarkan virus corona,” kata seorang warganet bernama Izzati.
Managemen KTM pun sejak itu berjanji untuk membersihkan kereta mereka setelah insiden itu.
Tiga Remaja Ludahi Tombol Lift
Kejadian tak terpuji lainnya juga terjadi di Singapura.
Di mana tiga remaja membuat ulah di tengah santernya pemberitaan wabah virus corona atau Covid-19.
Mereka membuat tombol lift Stasiun LRT kotor oleh air ludah.
Dilansir dari TribunJateng.com, ketiganya saat ini tengah dalam penyelidikan dan dibayangi hukuman.
Kejadian tersebut berlangsung di Stasiun LRT Rumbia di Sengkang, Singapura.
Dikutip dari mothership.sg, polisi mengumumkan bahwa tiga remaja pria berusia 15 tahun sedang diselidiki karena kerusakan tombol lift di stasiun LRT Rumbia di Sengkang.
Melalui penyelidikan dan dengan bantuan kamera CCTV Polisi, petugas dari Divisi Kepolisian Ang Mo Kio menangkap remaja esok harinya pada 21 Februari.
Investigasi awal mengungkapkan bahwa para remaja telah meludahi panel lift tersebut pada 19 Februari sekitar pukul 6:10 sore.
Hingga kini polisi masih melakukan investigasi terhadap aksi tak terpuji ketiganya di tengah waba Corona.
Bahkan mereka terancam melanggar Pasal 426 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga dua tahun, atau denda, atau keduanya.
Di mana video yang diunggah oleh akun Twitter Nis (@anssyakirin) memperlihatkan seorang pria yang meludah beberapa kali di transportasi umum KTM.
Kejadian tersebut terjadi di Malaysia, di mana KTM jurusan Seremban ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS).

Tampak dalam video, pria tersebut terlihat sedang menggali hidungnya dan dengan sengaja mengusap wajahnya.
Dilansir dari World of Buzz, akun Nis menulis:
"Paman ini terus meludah, sudah 3 kali, dasar penyebaran virus corona."
Tentu saja video tersebut membuat resah masyarakat lantaran di tengah wabah virus corona.
Di mana diketahui penyebaran virus corona berasal dar droplets atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin, terlebih dari ludah.
Terlihat dari video, pada satu titik dalam video, pria itu secara terbuka meludah di lantai KTM, dan menginjaknya lantas menggosoknya ke lantai.
Yang membuatnya lebih buruk adalah bahwa pada satu titik, pria itu marah dan mengusir penumpang lain keluar dari KTM.
"Weyh, ini paman yang sama, dia meludah di depanku dan teman-temanku di KTM. Dia bahkan mengejar kami dan penumpang lainnya di KTM. Berbahaya, dia meludah 2 hingga 3 kali, bisa menyebarkan virus corona,” kata seorang warganet bernama Izzati.
Managemen KTM pun sejak itu berjanji untuk membersihkan kereta mereka setelah insiden itu.
Tiga Remaja Ludahi Tombol Lift
Kejadian tak terpuji lainnya juga terjadi di Singapura.
Di mana tiga remaja membuat ulah di tengah santernya pemberitaan wabah virus corona atau Covid-19.
Mereka membuat tombol lift Stasiun LRT kotor oleh air ludah.
Dilansir dari TribunJateng.com, ketiganya saat ini tengah dalam penyelidikan dan dibayangi hukuman.
Kejadian tersebut berlangsung di Stasiun LRT Rumbia di Sengkang, Singapura.
Dikutip dari mothership.sg, polisi mengumumkan bahwa tiga remaja pria berusia 15 tahun sedang diselidiki karena kerusakan tombol lift di stasiun LRT Rumbia di Sengkang.
Melalui penyelidikan dan dengan bantuan kamera CCTV Polisi, petugas dari Divisi Kepolisian Ang Mo Kio menangkap remaja esok harinya pada 21 Februari.
Investigasi awal mengungkapkan bahwa para remaja telah meludahi panel lift tersebut pada 19 Februari sekitar pukul 6:10 sore.
Hingga kini polisi masih melakukan investigasi terhadap aksi tak terpuji ketiganya di tengah waba Corona.
Bahkan mereka terancam melanggar Pasal 426 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga dua tahun, atau denda, atau keduanya.
0 komentar:
Posting Komentar