Masih terlihat syok pasca kematian sang putri, APA (6), ayah korban, Kartono mengurai ceritanya.
Kepada pewarta, Kartono bercerita soal keseharian putrinya yang sering bermain di rumah pelaku, NF (15).
Diakui Kartono, keluarganya dengan keluarga pelaku sudah akrab seperti saudara.

Bahkan menurut Kartono, putrinya sudah dianggap seperti anak sendiri oleh ibu tiri pelaku.
Diwartakan sebelumnya, kasus pembunuhan yang dilakukan siswi SMP terhadap bocah 6 tahun menggegerkan publik.
Peristiwa keji tersebut terjadi di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, cara yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban terbilang sadis.
Pelaku, NF tega menenggelambakan korban di bak mandi hingga tewas.
Pelaku pun langsung mengikat korban berinisial APA dan menyembunyikannya di dalam lemari pakaian di kamarnya.
Kasus pembunuhan oleh siswi SMP ini pun kini tengah diproses pihak kepolisian Sawah Besar, Jakarta Pusat. (KN)
Tampak syok, ayah korban pun mengurai ceritanya soal sosok pelaku selama ini.
• Gadis Kecilnya Tewas Dibunuh Siswi SMP di Bak Mandi, Ibu Korban Bilang Anaknya Masih di Rumah
• Kisah Dibalik Pembunuhan Gadis Kecil Oleh Siswi SMP: Dikenal Pendiam, Pelaku Tinggal Bareng Ibu Tiri
Dilansir dari tayangan Kompas TV, Senin (9/3/2020), Kartono mengungkap bahwa anaknya memang setiap hari bermain di rumah pelaku.
Dalam keseharian, Kartono tidak melihat ada gelagat aneh dari pelaku.
"Bermain sering, tiap hari main di situ, kesehariannya juga biasa aja sih. Jadi kita enggak pernah terlintas pikiran jelek," kata Kartono dilansir TribunnewsBogor.com.
Ketika bermain bersama, Kartono pun tak curiga dengan sosok pelaku.
Bahkan diakui Kartono, keluarganya dengan keluarga pelaku sudah dekat, seperti saudara.
"Memang benar-benar seperti saudara sih. Soalnya dari ibu pelaku aja tuh baik sama anak saya, seperti anak sendiri," ungkap Kartono.
Anaknya Dibunuh Siswi SMP, Ayah Korban Ungkap Permintaan Ibu Kandung Pelaku saat Bertemu di Polsek (Kompas TV)
Karenanya ketika tahu putrinya dibunuh oleh NF, Kartono tampak terkejut.
Pasca kejadian sadis tersebut, Kartono mengaku sudah bertemu dengan orangtua kandung pelaku.
Selama ini, pelaku diketahui tinggal dengan ayah kandung dan ibu tirinya.
Diakui Kartono, ia sudah bertemu dengan ibu kandung pelaku saat di Polres.
"Kalau Bapak kandungnya saya belum ketemu, kalau ibu kandungnya saya bertemu di Polres," imbuh Kartono.
Saat bertemu di Polres, Kartono pun mengurai ucapan dari ibu kandung pelaku.
Ibu kandung pelaku mengurai permintaan kepada keluarga korban, yakni permintaan maaf.
"Yang diungkapkan ibu pelaku itu ya minta maaf," ucap Kartono.
Mendengar permintaa tersebut, Kartono pun memberikan respon bijak.
Diakui Kartono, ia sudah memaafkan perbuatan pelaku.
Namun untuk kasus pembunuhan yang dialami putrinya, Kartono ingin agar proses hukum tetap berjalan.
"Untuk permintaan maaf, kita maafin dari ibu pelaku itu. Tapi kalau masalah pelaku, saya minta tetap ada hukumannya, diproses," ungkap Kartono dengan wajah serius.
Kepada pewarta, Kartono bercerita soal keseharian putrinya yang sering bermain di rumah pelaku, NF (15).
Diakui Kartono, keluarganya dengan keluarga pelaku sudah akrab seperti saudara.

Bahkan menurut Kartono, putrinya sudah dianggap seperti anak sendiri oleh ibu tiri pelaku.
Diwartakan sebelumnya, kasus pembunuhan yang dilakukan siswi SMP terhadap bocah 6 tahun menggegerkan publik.
Peristiwa keji tersebut terjadi di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, cara yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban terbilang sadis.
Pelaku, NF tega menenggelambakan korban di bak mandi hingga tewas.
Pelaku pun langsung mengikat korban berinisial APA dan menyembunyikannya di dalam lemari pakaian di kamarnya.
Kasus pembunuhan oleh siswi SMP ini pun kini tengah diproses pihak kepolisian Sawah Besar, Jakarta Pusat. (KN)
Tampak syok, ayah korban pun mengurai ceritanya soal sosok pelaku selama ini.
• Gadis Kecilnya Tewas Dibunuh Siswi SMP di Bak Mandi, Ibu Korban Bilang Anaknya Masih di Rumah
• Kisah Dibalik Pembunuhan Gadis Kecil Oleh Siswi SMP: Dikenal Pendiam, Pelaku Tinggal Bareng Ibu Tiri
Dilansir dari tayangan Kompas TV, Senin (9/3/2020), Kartono mengungkap bahwa anaknya memang setiap hari bermain di rumah pelaku.
Dalam keseharian, Kartono tidak melihat ada gelagat aneh dari pelaku.
"Bermain sering, tiap hari main di situ, kesehariannya juga biasa aja sih. Jadi kita enggak pernah terlintas pikiran jelek," kata Kartono dilansir TribunnewsBogor.com.
Ketika bermain bersama, Kartono pun tak curiga dengan sosok pelaku.
Bahkan diakui Kartono, keluarganya dengan keluarga pelaku sudah dekat, seperti saudara.
"Memang benar-benar seperti saudara sih. Soalnya dari ibu pelaku aja tuh baik sama anak saya, seperti anak sendiri," ungkap Kartono.
Anaknya Dibunuh Siswi SMP, Ayah Korban Ungkap Permintaan Ibu Kandung Pelaku saat Bertemu di Polsek (Kompas TV)
Karenanya ketika tahu putrinya dibunuh oleh NF, Kartono tampak terkejut.
Pasca kejadian sadis tersebut, Kartono mengaku sudah bertemu dengan orangtua kandung pelaku.
Selama ini, pelaku diketahui tinggal dengan ayah kandung dan ibu tirinya.
Diakui Kartono, ia sudah bertemu dengan ibu kandung pelaku saat di Polres.
"Kalau Bapak kandungnya saya belum ketemu, kalau ibu kandungnya saya bertemu di Polres," imbuh Kartono.
Saat bertemu di Polres, Kartono pun mengurai ucapan dari ibu kandung pelaku.
Ibu kandung pelaku mengurai permintaan kepada keluarga korban, yakni permintaan maaf.
"Yang diungkapkan ibu pelaku itu ya minta maaf," ucap Kartono.
Mendengar permintaa tersebut, Kartono pun memberikan respon bijak.
Diakui Kartono, ia sudah memaafkan perbuatan pelaku.
Namun untuk kasus pembunuhan yang dialami putrinya, Kartono ingin agar proses hukum tetap berjalan.
"Untuk permintaan maaf, kita maafin dari ibu pelaku itu. Tapi kalau masalah pelaku, saya minta tetap ada hukumannya, diproses," ungkap Kartono dengan wajah serius.
0 komentar:
Posting Komentar