Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di ratusan negara di dunia tidak hanya diperingati sebagai kondisi darurat, namun juga hari berkabung sedunia.
Betapa tidak, dalam setiap harinya selalu ada keluarga yang ditinggal pergi oleh orang tercinta akibat terinfeksi virus corona. Tak terkecuali masyarakat Indonesia, yang kini juga sedang dilanda pandemi virus corona.

Bahkan salah satu curhatan pilu seorang pengguna Instagram, Eva Rahmi Salma berhasil memantik perhatian khalayak tanah air.
Hampir dalam waktu bersamaan, Eva ditinggal pergi oleh orangtuanya sekaligus.
Sang ibu lebih dulu meninggalkannya setelah sempat diisolasi di rumah sakit. Dua hari setelahnya, Sabtu 21 Maret 2020, ayahnya menyusul kepergian ibunya.
Menurut Eva, sang ayah lebih dulu jatuh sakit, dengan diagnosa awal penyakit paru-paru dan penyakit jantung di awal Februari 2020.
“Adik saya kan sering jenguk juga papa, jadinya dari awal adik saya minta untuk papa di-swab tes karena pas masuk itu diagnosanya paru dan jantung. Kayaknya, habis itu perlakuan dari rumah sakit, itu dia ngomongnya gini ‘corona kan belum ada di Indonesia’,” jelas Eva melalui sambungan telepon, Kamis (26/3), dilansir dari today.line.me.
Ya, karena Indonesia masih sangat awam terhadap virus Corona, ayah Eva lantas hanya menjalani rawat jalan. Hingga akhirnya virus corona mulai merebak di Indonesia, barulah dilakukan tes swab, dan hasilnya pun sangat mengejutkan.
Ayah Eva positif COVID-19, dan meninggal dunia di hari bersamaan hasil tes-nya keluar.
Perihnya, di tengah duka tersebut, Eva juga dihadapkan pada kejadian kurang mengenakkan. Jenazah ayahnya, sebutnya, seperti dilempar-lempar sebelum akhirnya dikebumikan pada Minggu (22/3/2020) pagi tanpa dihadiri oleh keluarga, saudara, dan teman-teman karena khawatir adanya potensi penularan dari jenazah.
Betapa tidak, dalam setiap harinya selalu ada keluarga yang ditinggal pergi oleh orang tercinta akibat terinfeksi virus corona. Tak terkecuali masyarakat Indonesia, yang kini juga sedang dilanda pandemi virus corona.

Bahkan salah satu curhatan pilu seorang pengguna Instagram, Eva Rahmi Salma berhasil memantik perhatian khalayak tanah air.
Hampir dalam waktu bersamaan, Eva ditinggal pergi oleh orangtuanya sekaligus.
Sang ibu lebih dulu meninggalkannya setelah sempat diisolasi di rumah sakit. Dua hari setelahnya, Sabtu 21 Maret 2020, ayahnya menyusul kepergian ibunya.
Menurut Eva, sang ayah lebih dulu jatuh sakit, dengan diagnosa awal penyakit paru-paru dan penyakit jantung di awal Februari 2020.
“Adik saya kan sering jenguk juga papa, jadinya dari awal adik saya minta untuk papa di-swab tes karena pas masuk itu diagnosanya paru dan jantung. Kayaknya, habis itu perlakuan dari rumah sakit, itu dia ngomongnya gini ‘corona kan belum ada di Indonesia’,” jelas Eva melalui sambungan telepon, Kamis (26/3), dilansir dari today.line.me.
Ya, karena Indonesia masih sangat awam terhadap virus Corona, ayah Eva lantas hanya menjalani rawat jalan. Hingga akhirnya virus corona mulai merebak di Indonesia, barulah dilakukan tes swab, dan hasilnya pun sangat mengejutkan.
Ayah Eva positif COVID-19, dan meninggal dunia di hari bersamaan hasil tes-nya keluar.
Perihnya, di tengah duka tersebut, Eva juga dihadapkan pada kejadian kurang mengenakkan. Jenazah ayahnya, sebutnya, seperti dilempar-lempar sebelum akhirnya dikebumikan pada Minggu (22/3/2020) pagi tanpa dihadiri oleh keluarga, saudara, dan teman-teman karena khawatir adanya potensi penularan dari jenazah.
0 komentar:
Posting Komentar