Tubuh balita itu terbawa arus air selokan sedalam 1 meter itu di depan celah gorong-gorong tepat di kawasan Jalan Asem Mulya, Asemrowo, Surabaya.
Laporan Wartawan Surya Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - N (5) yang hilang karena tercebur di selokan di Jalan Tambak Mayor No 16, Kelurahan dan Kecamatan, Asemrowo, Surabaya, sejak, Sabtu (4/4/2020) kemarin telah ditemukan.
Tubuh balita itu terbawa arus air selokan sedalam 1 meter itu di depan celah gorong-gorong tepat di kawasan Jalan Asem Mulya, Asemrowo, Kota Surabaya.
Korban terbawa arus air selokan sejauh 100 meter ke arah timur, dari lobang gorong-gorong tempat tubuh korban pertama kali tercebur di samping kios penjual pulsa di Jalan Tambak Mayor No 16, Asemrowo, Surabaya.
"Alhamdulillah korban ditemukan di gorong- depan toko atau bengkel bubut Jalan Asem Mulya," ujar Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan di lokasi, Minggu (5/4/2020).
Saat pertama kali dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa.
Setelah diangkat atau dievakuasi dari lobang gorong-gorong, jenazah lantas dibawa menggunakan mobil ambulan Dinas Sosial Pemkot Surabaya menuju kamar mayat RSUD Dr Soetomo, guna dibersihkan lalu dilakukan otopsi luar.
"Kondisinya sudah meninggal. Sekarang ada di kamar mayat RSU Dr Soetomo, lalu dibawa ke pihak keluarga," tuturnya.
Hari menuturkan, pihaknya akan tetap menggali keterangan pada pihak keluarga korban mengenai kronologi kejadian pada Sabtu (4/4/2020) kemarin.
Sementara ini ia memastikan bahwa penyebab adanya insiden tersebut karena kelalaian dari pihak keluarga yang saat itu mendampingi korban.
"Tidak ada tendensi lain," pungkasnya.
Laporan Wartawan Surya Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - N (5) yang hilang karena tercebur di selokan di Jalan Tambak Mayor No 16, Kelurahan dan Kecamatan, Asemrowo, Surabaya, sejak, Sabtu (4/4/2020) kemarin telah ditemukan.
Tubuh balita itu terbawa arus air selokan sedalam 1 meter itu di depan celah gorong-gorong tepat di kawasan Jalan Asem Mulya, Asemrowo, Kota Surabaya.
Korban terbawa arus air selokan sejauh 100 meter ke arah timur, dari lobang gorong-gorong tempat tubuh korban pertama kali tercebur di samping kios penjual pulsa di Jalan Tambak Mayor No 16, Asemrowo, Surabaya.
"Alhamdulillah korban ditemukan di gorong- depan toko atau bengkel bubut Jalan Asem Mulya," ujar Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan di lokasi, Minggu (5/4/2020).
Saat pertama kali dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa.
Setelah diangkat atau dievakuasi dari lobang gorong-gorong, jenazah lantas dibawa menggunakan mobil ambulan Dinas Sosial Pemkot Surabaya menuju kamar mayat RSUD Dr Soetomo, guna dibersihkan lalu dilakukan otopsi luar.
"Kondisinya sudah meninggal. Sekarang ada di kamar mayat RSU Dr Soetomo, lalu dibawa ke pihak keluarga," tuturnya.
Hari menuturkan, pihaknya akan tetap menggali keterangan pada pihak keluarga korban mengenai kronologi kejadian pada Sabtu (4/4/2020) kemarin.
Sementara ini ia memastikan bahwa penyebab adanya insiden tersebut karena kelalaian dari pihak keluarga yang saat itu mendampingi korban.
"Tidak ada tendensi lain," pungkasnya.
0 komentar:
Posting Komentar